BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Nomer Antrian Anda

do you love me

Cari Artikel

Tampilkan postingan dengan label Info Film Animasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Film Animasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 November 2009

ini dia Emak n Babe-nye Popeye

ini popaye nya .... ^^


[Popeye.jpg]




ini emak nya popaye ......


[Mak+Popeye.jpg]


nah yang ini bokap nye ..............


[Bapaknya+Popeye.jpg]
gimana sobat....Mirip ga?? wkwkwkwkw

Minggu, 30 Agustus 2009

"SPIRITED AWAY" ( 2001)

 
Spirited Away [Oscar Winner : Best Animated Feature Film]

Chief Executive Producer : Yasuyoshi Tokuma
Producer : Toshio SUZUKI
Original Story & Script : Hayao Miyazaki
Music : Joe Hisaishi
Theme Song : "Itsumo Nando Demo"

Cast Voices :
Chihiro: Rumi HIIRAGI / Daveigh Chase
Haku: Miyu IRINO / Jason Marsden
Yubaba, Zeniba: Mari NATSUKI / Suzanne Pleshette
Kamaji: Bunta SUGAWRA / David Ogden Stiers
Rin: Yuumi TAMAI / Susan Egan
Bou: Ryunosuke KAMIKI / Tara Strong
Chihiro's father: Takeshi NAITOU / Michael Chiklis
Chihiro's mother: Yasuko SAWAGUCHI / Lauren Holly

Sinopsis :
Dalam perjalanannya menuju ke tempat tinggal yang baru, Chihiro bersama kedua orang tuanya tersesat ke dunia arwah. Karena memakan hidangan untuk Dewa, orang tua Chihiro pun berubah menjadi babi. Tinggal Chihiro seorang yang harus berjuang untuk menyelamatkan orang tuanya dan dirinya sendiri.

Dibantu oleh Haku, arwah seekor naga, Chihiro berhasil bekerja di pemandian ABURAYA, yang dipimpin oleh Yu-baaba. Berteman dengan Kamaji "The Boiler Man" dan Rin, Chihiro bertahan di dunia arwah sambil berusaha mencari cara untuk mengembalikan orang tuanya dan keluar dari sana.

Menurut Haku, Chihiro tidak boleh sampai melupakan namanya ato dia tidak akan berhasil meninggalkan dunia arwah. Oleh Yu-baaba, Chihiro diberi nama Sen.

Bagaimanakah cara Chihiro untuk menyelamatkan orang tuanya?? Berhasilkah dia keluar dari dunia arwah itu? Dan siapakah Haku sebenarnya?

Komentar :
"Spirited Away" adalah karya Hayao Miyazaki yang lain, yang memenangkan banyak sekali penghargaan termasuk Oscar"03 untuk kategori "Best Animated Feature Film" mengalahkan Spirit, The Stallion of Cimmaron produksi Warner Bros.

Seperti "Princess Mononoke", film ini juga mengetengahkan dunia magic "dunia spirit" dimensi lainnya yang dipenuhi oleh roh-roh makhluk hidup yang telah meninggal. Yang mengajarkan banyak hal kepada kita, bahwa perjuangan yang sungguh-sungguh pasti akan ada hasilnya. Berbuat baik tidak akan pernah sia-sia. Persahabatan adalah sesuatu yang penting, cinta dapat mengubah segalanya. Bahkan orang yang paling berkuasa pasti memiliki kelemahan.

Penciptaan karakter yang kuat oleh Hayao Miyazaki, menambah daya tarik film ini.
Chihiro seorang gadis biasa yang penakut, tetapi akhirnya harus berjuang untuk menyelamatkan orang tuanya dan dirinya sendiri, mengingat nama aslinya sebagai kunci untuk meninggalkan dunia arwah. Mengenai persahabatannya dengan para penghuni dunia spirit. Kebaikan hatinya. Kesederhana'annya, yang lebih mementingkan untuk menolong temannya dan meninggalkan segunung emas yang ada di depan mata.

Gambar yang bagus dan alur cerita yang menarik membuat kita tidak akan bosan selama 2 jam menonton film ini.
 

film WALL·E (2008)

 
Wall-E adalah cerita tentang sebuah robot mungil pengelola sampah, yang lupa dimatikan sebelum semua manusia pergi ke luar angkasa, selama beratus-ratus tahun dia tinggal sendirian di bumi, kecuali pada tahun 2805, “hidupnya” ditemani oleh seekor kecoa, pada tahun yg sama pula Wall-E jatuh cinta kepada sebuah robot bernama Eve, yg dikirim dari luar angkasa (pesawat AXIOM) untuk meneliti apakah masih ada tumbuhan di Bumi, pertemuan Eve dan Wall-e pun terjadi, dan kisah hebat pun dimulai
Sebetulnya ketika mendengar tentang film ini awalnya biasa-biasa aja, ada niatan untuk menonton tapi tidak terlalu excited, sekedar untuk menghibur diri, apa lagi terkenal kalo film-film buatan Pixar itu biasanya lucu dan artwork-nya yang mantap, jd memang hanya itu saja ekspektasi saya
Namun setelah menonton kurang-lebih 2 jam, ternyata saya mendapatkan lebih dari itu, bagaimana tidak ? film Wall-E kali ini penuh dengan kritikan pedas terhadap kehidupan umat manusia secara keseluruhan, bagaimana dampaknya bila manusia terlalu tergantung dengan teknologi ?, bagaimana dampak dari kapitalisme dan konsumerisme ?, bagaimana dampak bila manusia tak peduli dengan lingkungan ?, bagaimana automatisasi yang dipergunakan secara berlebihan bisa menjadi alat yang yang ampuh untuk me-dehumanisasi manusia ?, ya manusia eksis tetapi jiwanya tidak, uh sungguh mengerikan
Untungnya karena film ini dikemas dengan apik, kesan kengerian itu tidak muncul secara brutal, apalagi interaksi Wall-e dengan Eve maupun Wall-e dengan kecoak dikemas sangat lucu, dan hebatnya tanpa perlu dialog, gerak tubuh dan mimik wajah digambarkan dengan baik oleh Pixar sebagai alat bantu komunikasi, 2 jempol saya tujukan buat pixar untuk hal ini
Sebetulnya saya merasa rada absurd tentang keberadaan robot-robot ini, terutama Wall-E, Eve dan MO digambarkan punya emosional, bagaimana mungkin hanya mereka bertiga saja yang punya perasaan sementara yang lain tidak, tapi di sisi lain itu tidak terlalu membuat saya terganggu, karena justru itu sarkasme yang mereka bertiga tampilkan menjadi terasa, seolah-olah menyindir, robot saja punya jiwa kemanusiaan ?, kenapa manusia tidak ?
Selain itu yang paling menarik dari film ini adalah sisi romantisnya, lucu, sedih sekaligus bahagia selang-seling ditampilkan oleh pixar untuk menggambarkan romansa antara Wall-E dan Eve, apalagi waktu mereka pertama kali berkenalan, lucu bangetz dan saya juga suka lagu backgroundnya, agak2 berirama taun 70-an gitu
Well, akhir kata saya beri nilai 9/10 untuk film ini, nilainya menurut saya sama dengan finding nemo yg juga merupakan master-piece dari pixar, untuk film tahun ini Wall-e hanya kalah dari The Dark Knight menurut saya

Film animasi " UP" thn.2009

 "UP"


 UP adalah film terbaru yang dikeluarkan oleh PIXAR,  seperti biasa karakter-karakter dalam pixar the movies selalu bisa menarik perhatian. tokoh kali ini bukanlah robot atau ikan atau monster, melainkan seorang kakek bernama Carl Frederickson. Jujur, film ini membuat diriku menangis di 10 menit pertama film ini, karena diceritakan Carl menikah dengan seorang gadis bernama Ellie yang juga memiliki impian yang sama dengan dirinya. diceritakan Carl mencintai istrinya hingga istrinya meninggal. Carl dan Ellie sangat mengagumi seorang petualang bernama Charles Muntz yang sudah berkeliling dunia mengumpulkan binatang-binatang aneh. Namun Charles Muntz harus diusir oleh masyarakat karena ia dituduh menipu masyarakat. Karena kesal, Charles Muntz bersumpah ia akan membawa hidup-hidup bukti dari ceritanya, yaitu seekor burung yang dapat berlari secara cepat. Sejak itu Carl dan Ellie bermimpi ingin pergi ke tempat di mana Charles Muntz pergi, yaitu Paradise Falls. Carl mendapati hidupnya sangat kesepian setelah ditinggal pergi oleh istrinya, plus ia tidak memiliki anak  sama sekali. Selain ditinggal pergi oleh istrinya, Carl juga mendapati rumahnya yang dibeli dari awal ia menikah dengan Ellie akan digusur oleh pesatnya pembangunan kota itu. Akhirnya Carl memutuskan untuk mengambil sebuah petualangan yang ia dan istrinya selalu impikan, yaitu pergi ke Legenda sebuah tempat bernama  Paradise Falls di Amerika Selatan. bagaimana caranya ia betualang? Ia menerbangkan rumah satu-satunya yang ingin digusur dengan kanopi terbuat dari balon. Namun ternyata ia tidak sendirian, ia dikejutkan dengan kedatangan seorang anak kecil yang sangat antusias bernama Russel yang ditugaskan oleh sekolahnya untuk menolong orang tua. Cerita berlanjut ketika Carl sampai secara tidak sengaja ke Paradise Falls. Disini Carl dan Russel bertemu dengan burung yang menyukai coklat bernama Kevin. dan sejak itu Kevin mengikuti Carl dan Rusell. Cerita kemudian berlanjut ketika Carlbertemu dengan Idolanya Charles Muntz. Charles Muntz bercerita ia belum bisa pulang kalau ia masih belum bisa menangkap burung yang bisa berlari dengan cepat, namun sayangnya Russel slip-tongue dengan mengatakan kalau ia dan Carl diikuti oleh burung yang dimaksud oleh Charles. Mendengar itu Charles berencana menangkap Kevin, sedangkan di satu sisi Carl dan Russel berusaha menolong Kevin agar tidak ditangkap.
Sejalan dengan cerita yang berkembang,  karakter Carl yang merasa kesepian dan sendirian itu perlahan secara menarik dan menyentuh berubah menjadi petualangan yang sangat seru. ditambah dengan kedatangan Kevin, Seekor burung yang bisa berlari secara cepat seperti Wild E. Coyote dari serial “Road Runner”. film UP ini secara perlahan mengubah alur ceritanya dari drama ke fantasi ke komedi lalu ke action lalu balik ke drama sentimental lagi, tanpa membuat emosi kita bercampur. Bagian paling sentimental dari film ini adalah saat menangis di bagian awal. overall film ini adalah film yang sangat menarik untuk ditonton.

Mari Berkomentar

Lencana Facebook